<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599</id><updated>2012-01-10T07:24:18.547-08:00</updated><category term='Keislaman'/><category term='Umum'/><category term='Lingkungan'/><category term='Keluarga'/><category term='TDA'/><title type='text'>SUKSES atau BELAJAR .......!!!.</title><subtitle type='html'>Saya lahir di Jakarta, tahun 1978.
Besar di Bekasi dan sempat tinggal di Yogyakarta  selama 5 tahun untuk menuntut ilmu.

Hobby membaca dan memancing. Saya bisa dihubungi di 08881905518, blog ini merupakan uji coba  untuk rencana yang lebih besar dalam usaha menambah ilmu , terutama di bidang komputer khususnya mengenai dunia internet. 

Besar minat saya untuk menekuni bisnis yang mandiri, semoga dapat segera action untuk melaksanakannya.</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-6525285220804376465</id><published>2009-10-09T21:17:00.000-07:00</published><updated>2009-10-09T21:51:37.663-07:00</updated><title type='text'>Anak kecil diwaktu subuh..</title><content type='html'>Biasanya hampir disetiap masjid sholat subuh adalah sholat yang paling sedikit peminatnya, hampir bisa dipastikan jumlah jamaah sholat subuh lebih sedikit dari pada jumlah jamaah sholat maghrib atau sholat isya apalagi bila dibanding dengan jamaah sholat jum'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari ini saya melihat hal yang berbeda di masjid, terutama saat sholat subuh. Sholat subuh berjamaah di masjid yang sangat sedikit peminatnya tersebut, beberapa hari ini bertambah dengan hadirnya seorang jamaah. Hebatnya adalah jamaah ini adalah seorang anak laki-laki, ya anak laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan anak-anak lain yang ketika sholat berjamaah sering berbuat kegaduhan, anak ini sholat berjamaah dengan baik dan tidak membuat kegaduhan, bahkan cara berzikir setelah sholatnya pun dengan suara setengah berbisik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi pagi setelah sholat subuh berjamaah di masjid saya pulang dengan anak laki-laki tersebut, dan coba sedikit berbincang dengannya. " Nama saya Andi pak, sekolah kelas 4 di SD simpangan 02" begitu jawabnya saat saya tanya nama dan sekolahnya. umurnya baru sekitar 10 tahun dengan perawakan kecil dan bicaranya agak kurang jelas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subhanallah anak laki-laki kecil dengan umur sepuluh tahun sudah terbiasa sholat subuh berjamaah di masjid, sedangkan para laki-laki dewasa lebih banyak yang masih tidur dan malas untuk berangkat ke masjid. Semoga dengan pelajaran yang Allah berikan melalui anak kecil bernama Andi tersebut, saya bisa semakin istiqomah untuk selalu sholat berjamaah di masjid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    * ‘Barangsiapa shalat Shubuh berjama’ah maka dia berada dalam jaminan Allah (maksudnya: Dia melindungi, memperhatikan dan menjaga hamba tersebut)’ (HR. Ibnu Majah dan Thabrani)&lt;br /&gt;    * ‘Tidak ada shalat yang paling berat bagi orang-orang munafik selain shalat Shubuh dan Isya’, seandainya mereka mengetahui kebaikan didalam jamaah kedua shalat tersebut, pasti mereka akan mendatanginya walaupun dengan merangkak’ (Muttafaqun ‘Alaih)&lt;br /&gt;    * “Barangsiapa yang menghadiri shalat Isya’ berjama’ah maka seolah-olah dia shalat setengah malam dan barangsiapa yang menghadiri shalat Shubuh berjama’ah maka seolah-olah dia shalat semalam suntuk’ (HR. Muslim)&lt;br /&gt;    * ‘Sesungguhnya Allah kagum terhadap orang-orang yang shalat berjama’ah’ (HR.Ahmad).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-6525285220804376465?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/6525285220804376465/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=6525285220804376465' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6525285220804376465'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6525285220804376465'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2009/10/anak-kecil-diwaktu-subuh.html' title='Anak kecil diwaktu subuh..'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-3724435688297063504</id><published>2008-07-24T00:32:00.000-07:00</published><updated>2008-07-24T00:33:54.772-07:00</updated><title type='text'>Hafalan Surat Delisa</title><content type='html'>Very touching ... semoga bermanfaat, dan menambah semangat untuk selalu&lt;br /&gt;menyempurnakan apapun yang akan / sedang kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hafalan Surat Delisa&lt;br /&gt;Author : Tere-liye&lt;br /&gt;published 2007 by Republika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Review by : Nicegreen on http://www.goodread s.com/book/ show/1376220.&lt;br /&gt;Hafalan_Shalat_ Delisa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah keluarga di Lhok Nga - Aceh, yang selalu menanamkan ajaran&lt;br /&gt;Islam dalam kesehariannya. Mereka adalah keluarga Umi Salamah dan Abi&lt;br /&gt;Usman. Mereka memiliki 4 bidadari yang solehah: Alisa Fatimah, (si&lt;br /&gt;kembar) Alisa Zahra &amp; Alisa Aisyah, dan si bungsu Alisa Delisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap subuh, Umi Salamah selalu mengajak bidadari-bidadariny a sholat&lt;br /&gt;jama'ah. Karena Abi Usman bekerja sebagai pelaut di salah satu kapal&lt;br /&gt;tanker perusahaan minyak asing - Arun yang pulangnya 3 bulan sekali.&lt;br /&gt;Awalnya Delisa susah sekali dibangunkan untuk&lt;br /&gt;sholat subuh. Tapi lama-lama ia bisa bangun lebih dulu ketimbang Aisyah.&lt;br /&gt;Setiap sholat jama'ah, Aisyah mendapat tugas membaca bacaan sholat&lt;br /&gt;keras-keras agar Delisa yang ada di sampingnya bisa mengikuti bacaan&lt;br /&gt;sholat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umi Salamah mempunyai kebiasaan memberikan hadiah sebuah kalung emas&lt;br /&gt;kepada anak-anaknya yang bisa menghafal bacaan sholat dengan sempurna.&lt;br /&gt;Begitu juga dengan Delisa yang sedang berusaha untuk menghafal bacaan&lt;br /&gt;sholat agar sempurna. Agar bisa sholat dengan khusyuk. Delisa berusaha&lt;br /&gt;keras agar bisa menghafalnya dengan baik. Selain itu Abi Usman pun&lt;br /&gt;berjanji akan membelikan Delisa sepeda jika ia bisa menghafal bacaan&lt;br /&gt;sholat dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum Delisa hafal bacaan sholat itu, Umi Salamah sudah&lt;br /&gt;membelikan seuntai kalung emas dengan gantungan huruf D untuk Delisa.&lt;br /&gt;Delisa senang sekali dengan kalung itu. Semangatnya semakin&lt;br /&gt;menggebu-gebu. Tapi entah mengapa, Delisa tak pernah bisa menghafal&lt;br /&gt;bacaan sholat dengan sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;26 Desember 2004&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delisa bangun dengan semangat. Sholat subuh dengan semangat. Bacaannya&lt;br /&gt;nyaris sempurna, kecuali sujud. Bukannya tertukar tapi tiba-tiba Delisa&lt;br /&gt;lupa bacaan sujudnya. Empat kali sujud, empat kali Delisa lupa. Delisa&lt;br /&gt;mengabaikan fakta itu. Toh nanti pas di sekolah ia punya waktu banyak&lt;br /&gt;untuk mengingatnya. Umi ikut mengantar Delisa. Hari itu sekolah ramai&lt;br /&gt;oleh ibu-ibu. Satu persatu anak maju dan tiba giliran Alisa Delisa.&lt;br /&gt;Delisa maju, Delisa akan khusuk. Ia ingat dengan cerita Ustad Rahman&lt;br /&gt;tentang&lt;br /&gt;bagaimana khusuknya sholat Rasul dan sahabat-sahabatnya.&lt;br /&gt;"Kalo orang yang khusuk pikirannya selalu fokus. Pikirannya&lt;br /&gt;satu." Nah jadi kalian sholat harus khusuk. Andaikata ada suara ribut di&lt;br /&gt;sekitar, tetap khusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delisa pelan menyebut "ta'awudz". Sedikit gemetar membaca&lt;br /&gt;"bismillah". Mengangkat tangannya yang sedikit bergetar meski suara&lt;br /&gt;dan&lt;br /&gt;hatinya pelan-pelan mulai mantap. "Allahu Akbar".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seratus tiga puluh kilometer dari Lhok Nga. Persis ketika Delisa usai&lt;br /&gt;bertakbiratul ihram, persis ucapan itu hilang dari mulut Delisa. Persis&lt;br /&gt;di tengah lautan luas yang beriak tenang. LANTAI LAUT RETAK SEKETIKA.&lt;br /&gt;Dasar bumi terban seketika! Merekah panjang ratusan kilometer.&lt;br /&gt;Menggentarkan melihatnya. Bumi menggeliat. Tarian kematian mencuat.&lt;br /&gt;Mengirimkan pertanda kelam menakutkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gempa menjalar dengan kekuatan dahsyat. Banda Aceh rebah jimpa. Nias&lt;br /&gt;lebur seketika. Lhok Nga menyusul. Tepat ketika di ujung kalimat Delisa,&lt;br /&gt;tepat ketika Delisa mengucapkan kata "wa-ma-ma-ti" , lantai sekolah&lt;br /&gt;bergetar hebat. Genteng sekolah berjatuhan. Papan tulis lepas, berdebam&lt;br /&gt;menghajar lantai. Tepat ketika Delisa bisa melewati ujian pertama&lt;br /&gt;kebolak-baliknya, Lhok Nga bergetar terbolak-balik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelas tempat meletakkan bunga segar di atas meja bu guru Nur jatuh.&lt;br /&gt;Pecah berserakan di lantai, satu beling menggores lengan Delisa.&lt;br /&gt;Menembus bajunya. Delisa mengaduh. Umi dan ibu-ibu berteriak di luar.&lt;br /&gt;Anak-anak berhamburan berlarian. Berebutan keluar dari daun pintu.&lt;br /&gt;Situasi menjadi panik. Kacau balau. "GEMPAR"!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Innashalati, wanusuki, wa-ma... wa-ma... wa-ma-yah-ya,&lt;br /&gt;wa-ma-ma-ti. .."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delisa gemetar mengulang bacaannya yang tergantung tadi. Ya&lt;br /&gt;Allah, Delisa takut... Delisa gentar sekali. Apalagi lengannya berdarah&lt;br /&gt;membasahi baju putihnya. Menyemburat merah. Tapi bukankah kata Ustadz&lt;br /&gt;Rahman, sahabat Rasul bahkan tetap tak bergerak saat sholat ketika&lt;br /&gt;punggungnya digigit kalajengking?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delisa ingin untuk pertama kalinya ia sholat, untuk pertama&lt;br /&gt;kalinya ia bisa membaca bacaan sholat dengan sempurna, Delisa ingin&lt;br /&gt;seperti sahabat Rasul. Delisa ingin khusuk, ya Allah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gelombang itu menyentuh tembok sekolah. Ujung air menghantam tembok&lt;br /&gt;sekolah. Tembok itu rekah seketika. Ibu Guru Nur berteriak panik. Umi&lt;br /&gt;yang berdiri di depan pintu kelas menunggui Delisa, berteriak keras ...&lt;br /&gt;SUBHANALLAH! Delisa sama sekali tidak mempedulikan apa yang terjadi.&lt;br /&gt;Delisa ingin khusuk.. Tubuh Delisa terpelanting. Gelombang tsunami&lt;br /&gt;sempurna sudah membungkusnya.. Delisa megap-megap. Gelombang tsunami&lt;br /&gt;tanpa mengerti apa yang diinginkan Delisa, membanting tubuhnya&lt;br /&gt;keras-keras. Kepalanya siap menghujam tembok sekolah yang masih bersisa.&lt;br /&gt;Delisa terus memaksakan diri, membaca takbir setelah "i'tidal..."&lt;br /&gt;"Al-la-hu-ak- bar..." Delisa harus terus membacanya! Delisa tidak&lt;br /&gt;peduli&lt;br /&gt;tembok yang siap menghancurkan kepalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat Delisa mengatakan takbir sebelum sujud itu, tepat sebelum&lt;br /&gt;kepalanya menghantam tembok itu, selaksa cahaya melesat dari "Arasy&lt;br /&gt;Allah." Tembok itu berguguran sebelum sedikit pun menyentuh kepala&lt;br /&gt;mungil Delisa yang terbungkus kerudung biru. Air keruh mulai masuk,&lt;br /&gt;menyergap Kerongkongannya. Delisa terbatuk. Badannya terus terseret.&lt;br /&gt;Tubuh Delisa terlempar kesana kemari. Kaki kanannya menghantam pagar&lt;br /&gt;besi sekolah. Meremukkan tulang belulang betis kanannya. Delisa sudah&lt;br /&gt;tak bisa menjerit lagi. Ia&lt;br /&gt;sudah sempurna pingsan. Mulutnya minum berliter air keruh.&lt;br /&gt;Tangannya juga terantuk batang kelapa yang terseret bersamanya. Sikunya&lt;br /&gt;patah. Mukanya penuh baret luka dimana-mana. Dua giginya patah. Darah&lt;br /&gt;menyembur dari mulutnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat tubuh mereka berdua mulai perlahan tenggelam, Ibu Guru Nur melepas&lt;br /&gt;kerudung robeknya. Mengikat tubuh Delisa yang pingsan di atas papan&lt;br /&gt;sekencang yang ia bisa dengan kerudung itu. Lantas sambil&lt;br /&gt;menghela nafas penuh arti, melepaskan papan itu dari&lt;br /&gt;tangannya pelan-pelan, sebilah papan dengan Delisa yang terikat kencang&lt;br /&gt;diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kau harus menyelesaikan hafalan itu, sayang...!" Ibu Guru Nur&lt;br /&gt;berbisik&lt;br /&gt;sendu. Menatap sejuta makna. Matanya meredup. Tenaganya sudah habis. Ibu&lt;br /&gt;Guru Nur bersiap menjemput syahid.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu, 2 Januari 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua minggu tubuh Delisa yang penuh luka terdampar tak berdaya. Tubuhnya&lt;br /&gt;tersangkut di semak belukar. Di sebelahnya terbujur mayat Tiur yang&lt;br /&gt;pucat tak berdarah. Smith, seorang prajurit marinir AS berhasil&lt;br /&gt;menemukan Delisa yang tergantung di semak belukar, tubuhnya dipenuhi&lt;br /&gt;bunga-bunga putih. Tubuhnya bercahaya, berkemilau, menakjubkan! Delisa&lt;br /&gt;segera dibawa ke Kapal Induk John&lt;br /&gt;F Kennedy. Delisa dioperasi, kaki kanannya diamputasi. Siku&lt;br /&gt;tangan kanannya di gips. Luka-luka kecil di kepalanya dijahit. Muka&lt;br /&gt;lebamnya dibalsem tebal-tebal. Lebih dari seratus baret di sekujur&lt;br /&gt;tubuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aisyah dan Zahra, mayatnya ditemukan sedang berpelukan. Mayat Fatimah&lt;br /&gt;juga sudah ditemukan. Hanya Umi Salamah yang mayatnya belum ditemukan.&lt;br /&gt;Abi Usman hanya memiliki seorang bidadari yang masih belum sadar dari&lt;br /&gt;pingsan. Prajurit Smith memutuskan untuk menjadi mu'alaf setelah melihat&lt;br /&gt;kejadian yang menakjubkan pada Delisa. Ia mengganti namanya menjadi&lt;br /&gt;Salam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga minggu setelah Delisa dirawat di Kapal induk, akhirnya ia diijinkan&lt;br /&gt;pulang. Delisa dan Abi Usman kembali ke Lhok Nga. Mereka tinggal bersama&lt;br /&gt;para korban lainnya di tenda-tenda pengungsian. Hari-hari diliputi duka.&lt;br /&gt;Tapi duka itu tak mungkin didiamkan berkepanjangan. Abi Usman dan Delisa&lt;br /&gt;kembali ke rumahnya yang dibangun kembali dengan sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Delisa kembali bermain bola, Delisa kembali mengaji, Delisa dan&lt;br /&gt;anak-anak korban tsunami lainnya, kembali sekolah dengan peralatan&lt;br /&gt;seadanya. Delisa kembali mencoba menghafal bacaan sholat dengan&lt;br /&gt;sempurna. Ia sama sekali sulit menghafalnya. "Orang-orang yang kesulitan&lt;br /&gt;melakukan kebaikan itu, mungkin karena hatinya Delisa. Hatinya tidak&lt;br /&gt;ikhlas! Hatinya jauh dari ketulusan." Begitu kata Ubai salah seorang&lt;br /&gt;relawan yang akrab dengan Delisa.&lt;br /&gt;21 Mei 2005&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ubai mengajak Delisa dan murid-muridnya yang lain ke sebuah&lt;br /&gt;bukit. Hari itu Delisa sholat dengan bacaan sholat yang sempurna. Tidak&lt;br /&gt;terbolak-balik. Delisa bahkan membaca doa dengan sempurna. Usai sholat,&lt;br /&gt;Delisa terisak. Ia bahagia sekali. Untuk pertama kalinya ia&lt;br /&gt;menyelesaikan sholat dengan baik. Sholat yang indah. Mereka belajar&lt;br /&gt;menggurat kaligrafi di atas pasir yang dibawanya dengan ember plastik.&lt;br /&gt;Sebelum pergi meninggalkan bukit itu, Delisa meminta ijin mencuci tangan&lt;br /&gt;di sungai dekat dari situ.&lt;br /&gt;Ketika ujung jemarinya menyentuh sejuknya air sungai. Seekor burung&lt;br /&gt;belibis terbang di atas kepalanya. Memercikkan air di mukanya.. Delisa&lt;br /&gt;terperanjat. Mengangkat kepalanya. Menatap burung tersebut yang terbang&lt;br /&gt;menjauh. Ketika itulah Delisa menatap sesuatu di seberang sungai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemilau kuning. Indah menakjubkan, memantulkan cahaya matahari senja.&lt;br /&gt;Sesuatu itu terjuntai di sebuah semak belukar indah yang sedang berbuah.&lt;br /&gt;Delisa gentar sekali. Ya Allah! Seuntai kalung yang indah tersangkut.&lt;br /&gt;Ada huruf D disana. Delisa serasa mengenalinya. D untuk Delisa. Diatas&lt;br /&gt;semak belukar yang merah buahnya. Kalung itu tersangkut di&lt;br /&gt;tangan. Tangan yang sudah menjadi kerangka. Sempurna kerangka manusia.&lt;br /&gt;Putih. Utuh. Bersandarkan semak belukar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;UMMI........ .......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-3724435688297063504?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/3724435688297063504/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=3724435688297063504' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/3724435688297063504'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/3724435688297063504'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/07/hafalan-surat-delisa.html' title='Hafalan Surat Delisa'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-417656481322146028</id><published>2008-04-17T01:34:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T01:35:31.137-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Investasi=&gt;Belajar dari Tukang Becak</title><content type='html'>Tidak semua sosok penarik becak&lt;br /&gt;berada dibawah garis kemiskinan dan kumuh. Haji Wahid (56),penarik becak,&lt;br /&gt;yang&lt;br /&gt;biasanya mangkal di kawasan Gunung Pereng Kec. Cihideung, Tasikmalaya,&lt;br /&gt;adalah&lt;br /&gt;sosok lain dari seorang penarik becak. Selain santun, Wahid ulet dan rajin&lt;br /&gt;menabung. Buah dari semua itu, ia bersama istrinya Hj. Siti Hujaenah, bisa&lt;br /&gt;menunaikan ibadah haji pada tahun 2004."Saya bersyukur, karena dari hasil&lt;br /&gt;cucuran keringat ini, bisa naik haji dan menyekolahkan anak," kata Hawid&lt;br /&gt;saat ditemui di Terminal Bus Tasikmalaya, Jumat (5/5).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1972 Wahid memulai&lt;br /&gt;bekerja sebagai penarik becak di Gunung Pereng. Ia mendapatkan becaknya dari&lt;br /&gt;hasil kredit yang dibayarkannya setiap hari. "Waktu iu saya mencicil Rp&lt;br /&gt;150,00/hari. Cicilan itu, saya bayar selama kurang lebih setahun," kata&lt;br /&gt;warga Jl. Paseh Kota Tasikmalaya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lunas membayar becak, ayah tiga&lt;br /&gt;anak ini mulai menabung untuk membeli tanah buat tempat tinggalnya. Berkat&lt;br /&gt;kerja keras siang dan malam menarik becak, serta kedisiplinannya dalam&lt;br /&gt;menggunakan uang, ia mampu membeli tanah dan membangun rumah. "Sebagian&lt;br /&gt;dari hasil menarik becak, saya tabungkan untuk berbagai keperluan,"&lt;br /&gt;katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu ia kembali mengambil cicilan&lt;br /&gt;becak, dengan harapan bisa disewakan kepada rekan lainnya. Ternyata cara itu&lt;br /&gt;cukup menambah penghasilan bagi Wahid. Dari satu becak, lalu sampai akhirnya&lt;br /&gt;tahun ini, ia bisa memiliki 40 becak. "Di antaranya, 25 becak milik saya&lt;br /&gt;disewakan dengan tarif Rp 4.000,00/hari. Sisanya, saya kreditkan kepada&lt;br /&gt;orang&lt;br /&gt;lain," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, sejak punya dua&lt;br /&gt;becak, keluarga ini menabung agar bisa naik haji. Tak ada target harus&lt;br /&gt;berapa&lt;br /&gt;besar tabungan terisi setiap bulannya. Wahid hanya menyisihkan uang dari&lt;br /&gt;hasil&lt;br /&gt;usahanya, setelah digunakan untuk makan serta kebutuhan sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga berhasil menyekolahkan&lt;br /&gt;ketiga anaknya dengan baik. Anak pertama, Wawan lulusan Diploma 2, adiknya&lt;br /&gt;Eva&lt;br /&gt;jebolan SLTA. Si bungsu Dedi, masih sekolah di SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah becaknya bertambah, ia&lt;br /&gt;akhirnya mendirikan kamar kontrakan di daerah Gunung Pereng, Kota&lt;br /&gt;Tasikmalaya.&lt;br /&gt;Saat ini, ada 25 kamar yang disewakan oleh Wahid. Setiap kamarnya, disewakan&lt;br /&gt;Rp&lt;br /&gt;85.000,00/bulan. "Lumayan untuk menambah penghasilan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah merasa tabungan yang&lt;br /&gt;dikumpulkannya selama 30 tahun jumlahnya cukup, pada tahun 2003 ia&lt;br /&gt;mendaftarkan&lt;br /&gt;diri untuk berangkat haji beserta istrinya. Pada tahun 2004, Wahid bisa&lt;br /&gt;pergi&lt;br /&gt;ke tanah suci untuk menunaikan rukun Islam kelima. Perasannya, benar-benar&lt;br /&gt;bahagia karena sesuatu yang sebelumnya tidak pernah terbayangkan ia bisa&lt;br /&gt;pergi&lt;br /&gt;ke tanah suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini sekarang Wahid yang&lt;br /&gt;rajin ibadah ini, tetap mengayuh becak. Sehari ia kadang mendapatkan Rp&lt;br /&gt;10.000,00 hingga Rp 20.000,00. Tapi kadang dia juga sama sekali kosong. Tapi&lt;br /&gt;semua itu, dijalani dengan kesabaran, keuletan, dan kerja keras.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahid bisa membuktikan bahwa&lt;br /&gt;penarik becak juga bisa hidup dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Pikiran Rakyat&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-417656481322146028?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/417656481322146028/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=417656481322146028' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/417656481322146028'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/417656481322146028'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/04/investasibelajar-dari-tukang-becak.html' title='Investasi=&gt;Belajar dari Tukang Becak'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-1683606178904455166</id><published>2008-04-17T01:22:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T01:24:00.353-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Ancaman Spyware &amp; Adware</title><content type='html'>AWAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata spyware tentunya memancing reaksi spontan dari hamper semua orang yang&lt;br /&gt;pernah surfing di Internet. Iklan pop-up, system yang tiba-tiba melambat,&lt;br /&gt;icon aneh yang tiba-tiba saja muncul di desktop, drop-down menu yang hilang&lt;br /&gt;atau tidak bias diakses adalah beberapa gejala yang diasosiasikan dengan&lt;br /&gt;spyware. Gangguan ini bias melebar ke aktivitas yang lebih merugikan seperti&lt;br /&gt;pencurian user id dan password, nomor kartu kredit yang terekam di computer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DEFINISI SPYWARE &amp; ADWARE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spyware: program yang mampu memonitor aktivitas di suatu computer dan&lt;br /&gt;mencuri informasi untuk dikirim ke computer induk di suatu lokasi (host) di&lt;br /&gt;cyberspace. Informasi yang biasa dicuri adalah user id, password, nomor&lt;br /&gt;kartu kredit, dokumen. Spyware juga menarget informasi seperti kebiasaan&lt;br /&gt;browsing si empunya computer, program ter-install di computer, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Spyware beroperasi secara sembunyi-sembunyi supaya tidak terdeteksi&lt;br /&gt;kehadirannya. Sumber utama spyware adalah melalui download file shareware&lt;br /&gt;atau freeware (program gratisan), email attachment, dan instant messages&lt;br /&gt;(Yahoo Messenger atau MS Messenger). Beberapa instalasi spyware teraktivasi&lt;br /&gt;melalui dialog End User License Agreement yang berbelit-belit dan sengaja&lt;br /&gt;dibuat sangat panjang dengan kata-kata yang rancu (misleading).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adware: program yang bertujuan menyampaikan iklan melalui interface sendiri.&lt;br /&gt;Adware umumnya mengumpulkan informasi mengenai kebiasaan surfing dan&lt;br /&gt;kebiasaan belanja online si empunya computer. Sumber adware sama dengan&lt;br /&gt;spyware.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DAMPAK UTAMA SPYWARE &amp; ADWARE&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dampak utama adalah system yang melambat, sering crash, koneksi network yang&lt;br /&gt;lambat. Semua ini berakibat terbuangnya dengan percuma waktu IT department&lt;br /&gt;yang berusaha untuk mengatasi gejala diatas. Dari sisi end-user tentunya&lt;br /&gt;juga sangat merugikan karena menghambat pekerjaan dan mengakibatkan&lt;br /&gt;frustrasi. Dari sisi perusahaan tentunya akan sangat merugikan karena&lt;br /&gt;turunnya produktivitas karyawan, dan lebih lagi bila data-data yang bersifat&lt;br /&gt;rahasia dicuri dan menyebar di internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zaman sekarang semua organisasi menghadapi problema diatas tanpa terkecuali.&lt;br /&gt;Kebutuhan untuk suatu solusi security yang bias mengamankan dan melindungi&lt;br /&gt;system IT sudah tidak bias ditawar lagi. Semua ini seperti memasang pagar&lt;br /&gt;pengaman dan menyewa satpam yang professional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artikel ini di-sponsori oleh: BITDEFENDER &amp; KASPERSKY&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-1683606178904455166?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/1683606178904455166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=1683606178904455166' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/1683606178904455166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/1683606178904455166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/04/ancaman-spyware-adware.html' title='Ancaman Spyware &amp; Adware'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-8034730310007766041</id><published>2008-04-17T00:55:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T01:05:20.199-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keislaman'/><title type='text'>Menkes: Kaum Muslim Harus Bersatu, Lawan Penindasan Asing</title><content type='html'>Menteri Kesehatan Siti Fadilah Supari menegaskan penindasan terhadap negara dunia ketiga yang didiami oleh sebagian besar umat muslim oleh negara maju sudah bukan zamannya, karena itu perlu ada perubahan pemikiran untuk menghapuskan hegemoni yang tidak menguntungkan itu. “Siapapun harus mempunyai pemikiran untuk merubahnya, kehendak Allah tanpa usaha tidak akan terjadi, karena itu saya mencoba menuangkan dalam sebuah tulisan, ” katanya dalam Forum Kajian Sosial Kemasyarakatan bertajuk “Siti Fadilah melawan: Saatnya Indonesia Berubah”, di Auditorium YTKI, Jakarta, Senin(17/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku yang ditulisnya, Menkes mengaku, tidak menuding siapapun, namun dirinya berusaha melakukan pembenaran terhadap mekanisme yang selama ini berjalan di badan kesehatan dunia WHO secara adil, di mana negara yang mempunyai virus itu berada dalam posisi yang sejajar dengan negara maju yang melakukan penelitian&lt;br /&gt;“Saya hanya berbicara sesuai commonsense muslim ataupun negara miskin yang biasa menjadi korban, di mana negara berkembang yang terkena virus itu duduk sama rendah dan berdiri sama tinggi. Bukan saja menjadi korban, tempat untuk mencari keuntungan, itulah yang saya perjuangkan, ” tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menkes mengatakan, upaya negara maju untuk menguasai negara berkembang seperti Indonesia dilakukan dengan cara membuat sistem yang terpecah-pecah dan saat ini sudah mulai merasuk ke dalam negeri. Siti Fadilah mencontohkan, pada era otonomi daerah ini sangat mudah pengaruh asing masuk ke daerah, karena pada umumnya para pemimpin mereka tidak mempunyai mental yang kuat untuk mencegahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Mental kita digempur habis-habisan yang dipikirkan hanya perut, membuat standar ganda, bernegosiasi dengan dalih efisiensi, bantuan, teknik assistance-lah, “cetusnya.&lt;br /&gt;Ia mengaku, tidak pernah tergiur dengan iming-iming bantuan yang diberikan oleh pihak asing, sebab itu justru akan membuat dirinya tersinggung, ketika perwakilan asing itu mencoba mengungkit-ungkit apa yang sudah diberikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya adalah satu-satunya Menteri yang tidak mau menguntang, technical assistance saja saya tidak mau. Kadang-kadang dipaksa, saya bisa menjawab, loh yang paling tahu negara saya, ya saya, kok kamu mau bantu saya, tahu apa kamu, “tuturnya disambut gema takbir oleh peserta diskusi yang memadati auditorium YTKI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, Menkes meminta agar kaum muslim dapat bersatu untuk mencegah berbagai macam pengaruh asing yang datang, sebab apabila kaum muslim terpecah-belah pihak asing senang karena menjadi sasaran untuk melancarkan pengaruhnya.(novel)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: [2] http://www.eramuslim.com/berita/nas&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-8034730310007766041?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/8034730310007766041/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=8034730310007766041' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/8034730310007766041'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/8034730310007766041'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/04/menkes-kaum-muslim-harus-bersatu-lawan.html' title='Menkes: Kaum Muslim Harus Bersatu, Lawan Penindasan Asing'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-9085456356241914114</id><published>2008-03-23T19:25:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T00:42:35.372-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Lingkungan'/><title type='text'>KOMPOS dan Kebun KARINDA</title><content type='html'>Assalamualaykum, &lt;br /&gt;Saudaraku, terbayangkah bagaimana bumi ini 5-10 tahun lagi bila sampah ada dimana-mana, bau busuk yang menyengat, banjir, penyakit yang menjangkit di masyarakat, dll? Yuk.. sama-sama kita hijaukan bumi kita dengan mencegah penyebaran sampah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Caranya mudah .. :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengelompokkan sampah di rumah, menjadi sampah : &lt;br /&gt;- organik (sampah buah, sayur,daun basah,dll),&lt;br /&gt;- kertas&lt;br /&gt;- plastik&lt;br /&gt;- anorganik (sterofoam, baterai, bungkus rokok, pembalut)&lt;br /&gt;Kami lampirkan foto contoh pengelompokan sampah atau bisa juga dengan membedakan plastik/tempat sampah di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Mengumpulkan daun-daun pohon yang berguguran di jalan dan pekarangan rumah dan mengolahnya menjadi kompos (bisa ikut pelatihan di KARINDA : 021 75909167)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Menyediakan tempat sampah di mobil dan membuang sampah selama dalam perjalanan di rumah sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Mengajak anak-anak, teman-teman dan saudara untuk menjaga lingkungan dari sampah yang bertebaran dan mengelola sampah (sila lihat tulisan dibawah ini)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengkampanyekan pengelolaan sampah kepada tetangga, ketua RT/RW, sampai penguasa kota (dan negara ini), teman anak-anak kita di sekolah, guru-guru dan kepala sekolah, teman sejawat di kantor, dll&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berhasil di rumah kita sendiri, insya Allah setiap kota di Indonesia akan sukses mengelola sampah dan menjaga lingkungan. Setidknya kita berpartisipasi mengurangi banjir, tanah longsor, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bumi ini Allah sediakan untuk kita, jangan sampai tangan-tangan kita yang merusak bumi tercinta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalam,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;www.vivinalvina.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini tulisan ibu Djamaludin S (mantan menteri Pertanian) tentang pengelolaan sampah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MEMBUAT KOMPOS, MENGAPA ENGGAN?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat kompos berarti berurusan dengan sampah organik. Baru mendengar kata-kata itu banyak orang menghindar, mencemooh, menganggap “kurang kerjaan”. Sampah ‘kan harus dibuang, diurus oleh RT. Bayar iuran kebersihan, habis perkara. Mereka tidak menyadari ke mana sampah kita diangkut: apakah ditimbun di TPS, dibakar atau dibuang ke sungai, yang menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan.&lt;br /&gt;Kebun Karinda sebagai sarana penyuluhan dan pelatihan pengomposan tidak henti-hentinya melakukan kampanye, memotivasi orang untuk mengubah pola pikir seperti ini. Sampah organik yang merupakan hasil kegiatan setiap orang dalam memenuhi kebutuhan pangan, yang dianggap sementara orang benda yang sudah tidak berguna, bisa dan wajib didaur ulang, diproses menjadi kompos.&lt;br /&gt;Proses pengomposan yang baik adalah proses fermentasi, bukan pembusukan. Sehingga tidak tercium bau busuk, tidak diganggu oleh lalat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agar orang mau mengikuti ajakan kita, harus diyakinkan bahwa membuat kompos itu: &lt;br /&gt;- mudah, praktis;&lt;br /&gt;- tidak ada bau busuk, tidak ada lalat;&lt;br /&gt;- tidak memerlukan banyak waktu, tenaga, biaya;&lt;br /&gt;- tidak memerlukan lahan luas;&lt;br /&gt;- tidak selalu harus dihubungkan dengan: “Tidak suka berkebun, tidak punya halaman untuk bertanam”;&lt;br /&gt;- asyik, mengamati sampah yang berubah bentuk menjadi butiran seperti tanah;&lt;br /&gt;- salah satu bentuk ibadah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa orang enggan atau menolak membuat kompos?&lt;br /&gt;Dari hasil survai oleh BPPT terhadap masyarakat DKI Jakarta, kendala sulitnya mengajak orang mengelola sampah organiknya sendiri antara lain:&lt;br /&gt;- belum memiliki kesadaran bahwa sampah yang dihasilkannya sendiri adalah tanggung jawabnya; &lt;br /&gt;- merasa sampahnya tidak menjadi ancaman langsung bagi dirinya dan keluarganya;&lt;br /&gt;- terbiasa dengan kondisi lingkungan yang kurang bersih;&lt;br /&gt;- urusan sampah belum menjadi priorotas utama;&lt;br /&gt;- kurang informasi dan kesadaran mengenai hukum tentang pengelolaan sampah;&lt;br /&gt;- kurang mendapat pendidikan tentang pengelolaan sampah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencapai keberhasilan dalam memotivasi orang mengelola sampah organiknya (membuat kompos), perlu:&lt;br /&gt;1. Panutan dan keteladanan para pimpinan wilayah (Ketua RT/RW/Camat/Lurah) dan tokoh masyarakat, pemuka agama, dengan membuat kompos di rumah masing-masing.&lt;br /&gt;2. Pendampingan oleh kader sebagai motivator agar kegiatan berkelanjutan.&lt;br /&gt;3. Dukungan dan apresiasi dari instansi terkait yang terlibat dan bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah, kebersihan dan keindahan lingkungan serta kesehatan lingkungan.&lt;br /&gt;4. Kampanye yang terus menerus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan generasi muda tergerak untuk berperan menyelamatkan lingkungan dengan melakukan pengomposan dan ikut kampanye, para Ayah-Bunda yang punya anak-anak balita dan remaja memberikan keteladan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AYO BIKIN KOMPOS, ANAK-ANAK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan yang ditanamkan sejak kecil akan melekat dalam sanubari, apakah itu kebiasaan baik maupun buruk. Mendaur ulang sampah organik rumah tangga menjadi kompos adalah salah satu kebiasaan baik yang perlu diajarkan kepada anak-anak untuk menumbuhkan cinta lingkungan.&lt;br /&gt;Kebun Karinda mempunyai program Belajar Membuat Kompos untuk anak-anak SD yang peminatnya sebagian besar adalah Sekolah-sekolah Dasar Plus. Tentu harus dibuat semenarik mungkin agar anak-anak yang umumnya bisa duduk diam tidak bosan, gelisah dan menjadi ribut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana acaranya?&lt;br /&gt;Sebelumnya kami minta Guru melakukan persiapan:&lt;br /&gt;- Anak-anak dibagi 5 kelompok, setiap kelompok 5-10 orang (A s.d. E). Mereka nanti akan melakukan praktek memilah, mencacah, memasukkan wadah kompos, panen kompos dan menanam.&lt;br /&gt;- Kelompok “Memilah” harus membawa sampah anorganik (kotak bekas minuman, botol atau gelas bekas air mineral, kemasan isi ulang sabun cair atau pewangi)&lt;br /&gt;- Kelompok “Mencacah” membawa sampah dapur dan kulit buah-buahan yang masih segar (belum membusuk), dan gunting yang ujungnya tumpul.&lt;br /&gt;Agar anak-anak tidak bosan, waktunya hanya 90 menit. Mula-mula diadakan perkenalan dahulu, dan menanyakan kepada anak-anak apa yang ingin mereka pelajari di Kebun Karinda. Lalu kami ajak bernyanyi “Lihat Kebunku” agar membawa ke suasana gembira. Selanjutnya diadakan dialog interaktif tentang pengertian 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Diusahakan mencari contoh yang ada disekitar mereka seperti membawa bekal makanan dalam kotak tempat bekal (lunch box) dan botol tempat minumnya untuk contoh reduce sekaligus reuse. Contoh recycle adalah mengubah sampah organik menjadi kompos. Yang bisa dijadikan kompos adalah sampah organik (ditunjukkan contoh sampah organik dan anorganik dengan alat peraga).&lt;br /&gt;Kemudian diputar film “Pengelolaan Sampah Organik di Kebun Karinda” selama 15 menit, berisi langkah-langkah membuat kompos dari sampah rumah tangga atau sampah dapur. Bagian daur ulang sampah halaman/kebun tidak diputar karena tidak menarik untuk anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, habis nonton film kita mulai dengan praktek.&lt;br /&gt;1. Kelompok A praktek memilah sampah organik dan anorganik. Sampah anorganik dimasukkan tempat sampah khusus anorganik. Kelompok B s.d. E tetap di tempat duduk masing-masing.&lt;br /&gt;2. Giliran berikutnya Kelompok B mencacah sampah organik dengan gunting menjadi potongan kecil-kecil, supaya mudah dimakan oleh makhluk kecil-kecil yang tidak dapat dilihat dengan mata tanpa bantuan mikroskop (namanya mikroba).&lt;br /&gt;3. Kelompok C memasukkan ke dalam Keranjang Takakura yang sudah berisi kompos sebagai aktivator, yang mengadung mikoba. Diaduk-aduk sampai sampahnya tersebar sampai ke bawah. Ditunjukkan bahwa adonan kompos terasa panas karena mikroba sibuk makan dan bergembira sehingga gerah dan berkeringat.&lt;br /&gt;4. Kelompok D “panen” kompos yang sudah jadi. Untuk memisahkan dari bagian yang kasar yaitu sampah yang agak keras atau potongannya terlalu besar dilakukan pengayakan. Ayakannya kecil, dipegang oleh 2 anak. Hasil ayakan yaitu kompos yang halus dikumpulkan.&lt;br /&gt;5. Kelompok E mencampur media tanam yaitu kompos 1 bagian, tanah 1 bagian dan kompos 1 bagian. Setelah tercampur rata, digunakan untuk menanam bunga dalam pot. Harus dibantu staf Kebun Karinda karena bagian ini yang paling sulit untuk anak-anak. Tanaman dibawa ke sekolah, dengan pesan harus dirawat. &lt;br /&gt;Jika dari pihak sekolah ingin semua anak membawa pulang tanaman, maka kelompok hanya ada 4, kemudian pada sesi menanam harus bergiliran setiap kali 5 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian anak-anak diajak berkeliling Kebun Karinda untuk melihat bunga-bunga dan kupu-kupu yang beterbangan dan hinggap mengisap madu, mendengarkan suara burung-burung yang hinggap di pohon, dan melihat tanaman sayuran dan tanaman obat. Ada anak yang belum pernah melihat tanaman terong atau tanaman tomat. Semua tanaman subur karena dipupuk dengan kompos buatan sendiri.&lt;br /&gt;Setelah semua mecuci tangan dengan sabun, anak-anak duduk kembali dan makan bekalnya. Kami berpesan kepada anak-anak supaya minta kepada orangtuanya menyediakan 2 tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik. &lt;br /&gt;Kegiatan memilah sampah, mencacah (pakai tangan atau gunting) akan menjadi menyenangkan apabila ibu, ayah, kakak, pembantu semuanya melakukan dengan senang hati, bukan sebagai beban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka pulang masih dalam suasana gembira, dengan membawa tanaman dan tambahan pengetahuan serta ketrampilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan:&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu datang ke Kebun Karinda Pak Ihsan dengan anaknya, Wira (Kelas 2 SD) yang pernah belajar membuat kompos bersama teman-teman sekolahnya. Menurut Pak Ihsan, Wira sudah melatih seisi rumah memilah sampah, lalu mengajak ayahnya membelikan Keranjang Takakura. Wira sudah punya rencana komposnya akan digunakan untuk memupuk tanaman bunganya. Inilah yang kami harapkan, anak-anak dapat menularkan ilmunya kepada orang tua dan lingkungannya.&lt;br /&gt;Cucu saya Thea, dari umur 4 tahun sudah pandai memilah sampah. Suatu hari waktu Thea akan memasukkan kulit permen ke tempat sampah anorganik di rumah saya, ia berteriak: “Eyang, ada yang keliru. Kulit jeruk kok dimasukkan ke sini, kan bisa dibikin kompos!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KEBUN KARINDA TIDAK BISA DIBAWA……&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung Kebun Karinda yang datang untuk sekedar melihat-lihat atau ikut penyuluhan dan pelatihan pengomposan &amp; pembibitan, akan membawa kesan yang berbeda dengan peserta pelatihan yang diadakan di gedung pertemuan di luar Kebun Karinda. Mengapa? Apakah tidak bisa diwakili tampilan VCD, penjelasan dengan slide, peragaan penggunaan komposter (wadah pengomposan), buku panduan maupun brosur?&lt;br /&gt;Di Kebun Karinda yang menempati lahan kurang lebih 300m2 Anda akan menikmati segarnya udara, keindahan bunga-bunga beraneka warna yang dihinggapi banyak kupu-kupu kuning, putih dan hitam yang cantik. Kupu-kupu ini mencari madu sambil menyilangkan jenis-jenis bunga sehingga adakalanya terlihat bunga yang berwarna campuran. Petak-petak sayuran berganti-ganti ditanami cabai cakra yang berbuah sarat, sawi, seledri, tomat, terong, serta berbagai jenis tanaman obat.&lt;br /&gt;Untuk mendengarkan penyuluhan disediakan saung terbuka dengan bangku-bangku panjang yang bisa memuat 40 orang. Suara penyuluh kadang-kadang diselingi kicau burung yang hinggap di pohon-pohon pelindung. Burung-burung pun menjatuhkan biji-biji buah yang dimakannya sehingga banyak tumbuhan baru di kebun dan sekitarnya.&lt;br /&gt;Selesai menonoton VCD tentang Cara Pengelolaan Sampah Organik Skala Rumah Tangga dan mendengarkan teori pengomposan, Anda diberi kesempatan praktek memilah, mencacah, dan memasukkan ke komposter. Waktu mengaduk-aduk adonan kompos bisa meraba adonan untuk merasakan suhunya yang hangat atau panas, menghirup bau sedap dari proses fermentasi, tidak ada bau busuknya sampah. Bisa merasakan kelembapan adonan: terlalu kering atau terlalu basah, atau pas lembapnya. Begitu pula pada waktu melihat model-model bak pengomposan sampah halaman, Anda bisa melihat tahapan-tahapan pengomposan setiap minggu. Setiap wadah atau kotak ada label berisi catatan tanggal dibuat, tanggal dibalik. Perubahan warna daun yang semula hijau menjadi coklat kehitaman, perubahan bentuk dari daun yang lebar menjadi kecil dan terakhir menjadi butiran seperti tanah. Perubahan suhu pada minggu pertama, kedua, ketiga sampai menjadi kompos yang siap panen, bisa diamati dengan termometer. Kalau ingin mengukur&lt;br /&gt;tingkat keasaman atau pH tersedia alatnya. Jika adonan yang masih panas diaduk-aduk, akan keluar uap air mengepul. Tidak ada bau menyengat dari senyawa amoniak, H2S (telur busuk) atau gas metan yang beracun. Baunya sedap, seperti menghirup humus di hutan. Saung pengomposan juga bersih, tidak ada lalat, kecoa dan tikus.&lt;br /&gt;Akhirnya diadakan diskusi, Anda dapat menanyakan hal-hal yang kurang jelas atau saling berbagi pengalaman untuk yang sudah mempraktekkan di rumah. Umumnya peserta antusias dan penuh perhatian selama mengikuti pelatihan, dan aktif bertanya. &lt;br /&gt;Selesai penyuluhan mereka “berbelanja” keranjang kompos, VCD serta tanaman. Sayang tidak selalu tersedia kompos karena kompos produksi Kebun Karinda banyak digunakan sebagai aktivator komposter.&lt;br /&gt;Jika penyuluhan diadakan di gedung pertemuan dengan alasan pesertanya 100-200 orang yang tidak bisa sekaligus didatangkan ke Kebun Karinda, hasilnya juga berbeda. Pengelolaan sampah adalah perubahan kebiasaan dari membuang atau membakar sampah. Memerlukan motivasi kuat untuk memulai dari diri sendiri. Motivasi orang yang hadir ke gedung untuk mendengarkan ceramah dan berangkat ke Kebun Karinda karena “ingin belajar mengelola sampah organik” berbeda.&lt;br /&gt;Inilah jawabannya mengapa pelatihan di gedung pertemuan hasilnya berbeda dengan di Kebun Karinda. Maka perlu duplikasi Kebun-kebun Karinda di setiap Kecamatan sehingga memudahkan warga yang ingin belajar pengomposan. Suasana sejuk, keindahan bunga-bunga, bau sedapnya proses pengomposan, suhu, tidak bisa dibawa …. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Milist Daarut-tahiid 24 Maret 2008&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-9085456356241914114?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/9085456356241914114/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=9085456356241914114' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/9085456356241914114'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/9085456356241914114'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/03/kompos-dan-kebun-karinda.html' title='KOMPOS dan Kebun KARINDA'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-7466981712002817342</id><published>2008-03-19T20:16:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T00:49:00.870-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keislaman'/><title type='text'>Syekh Ahmad Yassin</title><content type='html'>Kisah mengenai Syekh Ahmad Yassin dari eramuslim.com...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Yasin, nama lengkapnya Syekh Ahmad Ismail Yasin lahir tahun 1938 di desa Al-Jura, sebelah selatan kota Gaza, syahid pada saat sedang puasa sunah Senin- Kamis, hari Senin, 1 Shafar 1425 H/ 22 Maret 2004 M karena dihantam rudal penjajah Zonis Israel setelah melaksanakan sholat subuh berjama’ah di masjid Al-Mujama’ Al-Islami, Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Ahmad Yasin merupakan tokoh spiritual gerakan Hamas, Qiyadah/ pemimpin bagi pejuang dan rakyat Palestina melawan penjajah Zionis Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun usianya uzur, kondisi tubuhnya lumpuh dari leher hingga ujung kaki, setiap hari harus menggunakan kursi roda, tidak menghalangi beliau untuk berdakwah, memimpin dan membina umat, rakyat Palestina khususnya di Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beliau memiliki ‘izzah/ kemuliaan sehingga disegani dan dicintai kawan, ditakuti lawan dalam hal ini penjajah Zionis Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai tokoh spiritual dan qiyadah dalam perjuangan, Syekh Ahmad Yasin banyak memberikan keteladanan bagi pengikutnya dan rakyat Palestina, juga bagi umat Islam yang rindu syahid di jalan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam suatu khutbahnya, Syekh Ahmad Yasin pernah berkata: Umat ini tidak akan pernah memiliki kemuliaan dan meraih kemenangan kecuali dengan Islam. Tanpa Islam tidak pernah ada kemenangan. Kita selamanya akan selalu berada dalam kemunduran sampai ada sekelompok orang dari umat ini yang siap menerima panji kepemmpinan yang berpegang teguh kepada Islam, baik sebagai aturan, prilaku, pergerakan, pengetahuan, maupun jihad. Inilah satu-satunya jalan. Pilih Allah atau binasa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(QS: Al-Imran/3: 126).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu ketika ada seorang penganut Kristen di kota Ramallah, Tepi Barat, Bassam Hana Rabbah namanya. Dia datang menemui Syekh Ahmad Yasin untuk mengadukan permasalahannya karena ada seseorang di Gaza melakukan penipuan terhadap dirinya. Syekh Ahmad Yasin yang juga pimpinan Dewan Islah (perdamaian) dengan bijaksana mampu mendamaikan antara Bassam Hana Rabbah seorang Kristen dengan seseorang yang telah melakukan penipuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh meresponnya dengan serius, bahkan mampu bersikap adil terhadapku. Hak-hak saya pun bsa kembali saya nikmati. Sebagai tanda terima kasih, sebagian hartaku diberikan kepada Dewan Islah, tutur Hana Rabbah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang Qiyadah/pemimpin, Syekh Ahmad Yasin tidak cinta dunia, tidak gila harta, bahkan kehidupannya sangat sederhana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mariyam Ahmad Yasin menceritakan tentang sikap hidup ayahnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah ayah terdiri dari 3 kamar dengan jendela yang sudah rapuh. Rumah ini sangat sederhana sekali. Ini fakta bahwa ayahku tak cinta dunia, namun cinta akhirat. Banyak yang menawari beliau untuk memiliki rumah seperti pejabat tinggi negara, namun ditolaknya. Bahkan pernah suatu ketika, Pemerintah Otoritas Palestina memberi sebuah rumah besar di suatu kampung mewah di Gaza, . Namun Tawaran itupun di tolak, ia tidak peduli dengan berbagai ragam bentuk kesenangan duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah ini sangat sempit. Tidak ada lantai, dapurpun ala kadarnya. Jika musim dingin, kami kedinginan. Namun jika musim panas tiba, kami pun kepanasan. Ayah sama sekali tidak memikirkan untuk merenovasi rumahnya. Ia justru sibuk mempersiapkan rumah di akhiratnya. Adapun kondisi psikis, Alhamdulillah, kami cukup sabar, karena kami percaya. Insya Allah, kami akan melihatnya lagi di surgaNYa nanti. Untuk itulah kami juga sangat berharap bisa mati syahid seperti beliau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Syekh Ahmad Yasin ingin kaya, harta menumpuk, rumah mewah bertingkat, mobil mengkilat lebih dari empat, makanannya serba lezat, semuanya bisa saja beliau dapatkan, bukankah beliau mempunyai pengikut yang taat, kedukukan yang memikat, akan tetapi semuanya itu tidak beliau lakukan untuk memperkaya diri di tengah pengikut dan rakyatnya yang sedang sengsara dan menderita, akibat penjajah, sekali lagi tidak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syekh Ahmad Yasin memiliki iman dan perasaan yang tinggi, beliau sangat cinta dan peduli kepada umat yang pada hakekatnya adalah umat Nabi Muhammad saw.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan barang siapa yang menaati Allah dan Rasul (Nya), mereka itu akan bersama-sama dengan orang-orang yang dianugerahi nikmat oleh Allah, yaitu: Nabi-nabi, para shiddiiqiin, orang-orang yang mati syahid dan orang-orang shaleh. Dan mereka itulah teman yang sebaik-baiknya. (QS:An Nisaa/4: 69).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kita semua telah meneladani beliau yang hidup sebagaimana kehidupan Rasul SAW dan para shahabatnya? Yang lebih mencintai akherat ketimbang kehidupan dunia yang murah dan menipu? Yang lebih menyukai debu-debu jihad daripada mobil-mobil mewah mengkilat? DI manakah kita sekarang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(H. Ferry Nur, S.Si, Sekjen Kispa)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-7466981712002817342?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/7466981712002817342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=7466981712002817342' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/7466981712002817342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/7466981712002817342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/03/syekh-ahmad-yassin.html' title='Syekh Ahmad Yassin'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-6166838836777117542</id><published>2008-03-19T19:28:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T00:50:09.095-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>PELAJARAN BERHARGA</title><content type='html'>Ada posting di milist TDA dari Pak Sabrul Jamil, isinya sering muncul di berbagai milist, tetapi di kumpulkan lagi oleh pak Sabrul Jamil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut pelajaran berharganya, semoga bermanfaat buat saya dan rekan-rekan semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Pelajaran Penting ke-1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada bulan ke-2 diawal kuliah saya, seorang Profesor memberikan quiz mendadak pada kami. Karena kebetulan cukup menyimak semua kuliah-kuliahnya, saya cukup cepat menyelesaikan soal-soal quiz, sampai pada soal yang terakhir. Isi Soal terakhir ini adalah : Siapa nama depan wanita yang menjadi petugas pembersih sekolah ?. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin soal ini cuma "bercanda". Saya sering melihat perempuan ini. Tinggi, berambut gelap dan berusia sekitar 50-an, tapi bagaimana saya tahu nama depannya... ? Saya kumpulkan saja kertas ujian saya, tentu saja dengan jawaban soal terakhir kosong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum kelas usai, seorang rekan bertanya pada Profesor itu, mengenai soal terakhir akan "dihitung" atau tidak. "Tentu Saja Dihitung !!" kata si Profesor. "Pada perjalanan karirmu, kamu akan ketemu banyak orang. Semuanya penting!. Semua harus kamu perhatikan dan pelihara, walaupun itu cuma dengan sepotong senyuman, atau sekilas "hallo"! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya selalu ingat pelajaran itu. Saya kemudian tahu, bahwa nama depan ibu pembersih sekolah adalah "Dorothy".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pelajaran Penting ke-2&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penumpang yang Kehujanan&lt;br /&gt;Malam itu, pukul setengah dua belas malam. Seorang wanita negro rapi yang sudah berumur, sedang berdiri di tepi jalan tol Alabama. Ia nampak mencoba bertahan dalam hujan yang sangat deras, yang hampir seperti badai. Mobilnya kelihatannya lagi rusak, dan perempuan ini sangat ingin menumpang mobil. Dalam keadaan basah kuyup, ia mencoba menghentikan setiap mobil yang lewat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil berikutnya dikendarai oleh seorang pemuda bule, dia berhenti untuk menolong ibu ini. Kelihatannya si bule ini tidak paham akan konflik etnis tahun 1960-an, yaitu pada saat itu. Pemuda ini akhirnya membawa si ibu negro selamat hingga suatu tempat, untuk mendapatkan pertolongan, lalu mencarikan si ibu ini taksi. Walaupun terlihat sangat tergesa-gesa, si ibu tadi bertanya tentang alamat si pemuda itu, menulisnya, lalu mengucapkan terima kasih pada si pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 hari berlalu, dan tiba-tiba pintu rumah pemuda bule ini diketuk Seseorang. Kejutan baginya, karena yang datang ternyata kiriman sebuah televisi set besar berwarna (1960-an !) khusus dikirim kerumahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terselip surat kecil tertempel di televisi, yang isinya adalah :&lt;br /&gt;" Terima kasih nak, karena membantuku di jalan Tol malam itu. Hujan tidak hanya membasahi bajuku, tetapi juga jiwaku. Untung saja anda datang dan menolong saya. Karena pertolongan anda, saya masih sempat untuk hadir disisi suamiku yang sedang sekarat... hingga wafatnya. Tuhan memberkati anda,karena membantu saya dan tidak mementingkan dirimu pada saat itu" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tertanda&lt;br /&gt;Ny. Nat King Cole.&lt;br /&gt;Catatan : Nat King Cole, adalah penyanyi negro tenar thn. 60-an di USA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pelajaran penting ke-3&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalulah perhatikan dan ingat, pada semua yang anda layani. &lt;br /&gt;Di zaman eskrim khusus (ice cream sundae) masih murah, seorang anak laki-laki umur 10-an&lt;br /&gt;tahun masuk ke Coffee Shop Hotel, dan duduk di meja. Seorang pelayan wanita menghampiri, dan memberikan air putih dihadapannya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak ini kemudian bertanya "Berapa ya,... harga satu ice cream sundae?" katanya. "50 sen..." balas si pelayan. Si anak kemudian mengeluarkan isi sakunya dan menghitung dan mempelajari koin-koin di kantongnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah... Kalau ice cream yang biasa saja berapa?" katanya lagi. &lt;br /&gt;Tetapi kali ini orang-orang yang duduk di meja-meja lain sudah mulai banyak... dan&lt;br /&gt;pelayan ini mulai tidak sabar. "35 sen" kata si pelayan sambil uring-uringan. Anak ini mulai menghitungi dan mempelajari lagi koin-koin yang tadi dikantongnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bu... saya pesen yang ice cream biasa saja ya..." ujarnya. Sang pelayan kemudian membawa ice cream tersebut, meletakkan kertas kuitansi di atas meja dan terus melengos berjalan. Si anak ini kemudian makan ice-cream, bayar di kasir, dan pergi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si Pelayan wanita ini kembali untuk membersihkan meja si anak kecil tadi, dia mulai menangis terharu. Rapi tersusun disamping piring kecilnya yang kosong, ada 2 buah koin 10-sen dan 5 buah koin 1-sen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anda bisa lihat... anak kecil ini tidak bisa pesan Ice-cream Sundae, karena tidak memiliki cukup untuk memberi sang pelayan uang tip yang "layak" ......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pelajaran penting ke-4 &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghalang di Jalan Kita&lt;br /&gt;Zaman dahulu kala, tersebutlah seorang Raja, yang menempatkan sebuah batu besar di tengah-tengah jalan. Raja tersebut kemudian bersembunyi, untuk melihat apakah ada yang mau menyingkirkan batu itu dari jalan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa pedagang terkaya yang menjadi rekanan raja tiba ditempat, untuk berjalan melingkari batu besar tersebut. Banyak juga yang datang, kemudian memaki-maki sang Raja, karena tidak membersihkan jalan dari rintangan. Tetapi tidak ada satupun yang mau melancarkan jalan dengan menyingkirkan batu itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian datanglah seorang petani, yang menggendong banyak sekali sayur mayur. Ketika semakin dekat, petani ini kemudian meletakkan dahulu bebannya, dan mencoba memindahkan batu itu kepinggir jalan. Setelah banyak mendorong dan mendorong, akhirnya ia berhasil menyingkirkan batu besar itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika si petani ingin mengangkat kembali sayurnya, ternyata ditempat batu tadi ada kantung yang berisi banyak uang emas dan surat Raja. Surat yang mengatakan bahwa emas ini hanya untuk orang yang mau menyingkirkan batu tersebut dari jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Petani ini kemudian belajar, satu pelajaran yang kita tidak pernah bisa mengerti. Bahwa pada dalam setiap rintangan, tersembunyi kesempatan yang bisa dipakai untuk memperbaiki hidup kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Pelajaran penting ke-5&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memberi, ketika dibutuhkan&lt;br /&gt;Waktu itu, ketika saya masih seorang sukarelawan yang bekerja di sebuah rumah sakit, saya berkenalan dengan seorang gadis kecil yang bernama Liz, seorang penderita satu penyakit serius yang sangat jarang. Kesempatan sembuh, hanya ada pada adiknya, seorang pria kecil yang berumur 5 tahun, yang secara mujizat sembuh dari penyakit yang sama. Anak ini memiliki antibodi yang diperlukan untuk melawan penyakit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dokter kemudian mencoba menerangkan situasi lengkap medikal tersebut ke anak kecil ini, dan bertanya apakah ia siap memberikan darahnya kepada kakak perempuannya. Saya melihat si kecil itu ragu-ragu sebentar, sebelum mengambil nafas panjang dan berkata "Baiklah... Saya akan melakukan hal tersebut.... asalkan itu bisa menyelamatkan kakakku". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengikuti proses tranfusi darah, si kecil ini berbaring di tempat tidur,disamping kakaknya. Wajah sang kakak mulai memerah, tetapi Wajah si kecil mulai pucat dan senyumnya menghilang. Si kecil melihat ke dokter itu, dan bertanya dalam suara yang bergetar... katanya "Apakah saya akan langsung mati dokter... ?" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya si kecil sedikit salah pengertian. Ia merasa, bahwa ia harus menyerahkan semua darahnya untuk menyelamatkan jiwa kakaknya. Lihatlah... bukankah pengertian dan sikap adalah segalanya.... ?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-6166838836777117542?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/6166838836777117542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=6166838836777117542' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6166838836777117542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6166838836777117542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/03/pelajaran-berharga.html' title='PELAJARAN BERHARGA'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-4415284141536915336</id><published>2008-01-17T23:09:00.000-08:00</published><updated>2008-04-17T00:50:33.414-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TDA'/><title type='text'>Doorprize Software Zahir Accounting</title><content type='html'>Assalamu'alaikum wr. Wb..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama saya nggak posting di blog ini, padahal banyak hal yang seharusnya bisa saya share. Masalahnya klasik, karena minder tulisannya nggak enak di bacalah, sampai rasa malas dan waktu untuk menulis yang nggak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya coba menulis Doorprize software Zahir Accounting yang saya peroleh saat mengikuti workshop TDA IT. Meskipun belum bisa digunakan, minimal software yang dijanjikan sudah terinstal di komputer saya. Perjuangan mendapatkannyapun lumayan lama, hampir tiga minggu saya tunggu software yang dijanjikan belum juga saya terima. Saya coba  email pak Iim dan bertanya mengenai hal ini, beliau sarankan untuk menanyakan langsung kepada Pak Dwi Wahyono, karena pak Dwi wahyono dalam keadaan berduka saya nggak berani untuk menanyakan hal ini dan baru saya tanyakan di awal januari 2008. Alhamdulillah berkat bantuan pak Dwi Wahyono akhirnya saya di konfirmasi oleh bu widya mengenai alamat pengiriman dan esok harinya tanggal 3 Januari 2008 software dari Zahir sudah di tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malamnya dengan suka cita saya buka paking pembungkus CD nya, tiba-tiba kegembiraan yang ada berubah jadi rasa cemas, sebab CD yang saya terima dalam keadaan pecah hampir seperempat  bagian. Walaupun pecah saya coba untuk membukanya di komputer, hasilnya file bisa terlihat di layar monitor tetapi ketika di instal pesan error terus menerus muncul. Dengan rasa sedih saya tidur larut malam itu, beso pagi kembali saya menulis email untuk minta bantuan kepada Pak Dwi Wahyono agar Zahir dapat mengganti CD saya yang rusak. Alhamdulillah respon cepat dari pak Dwi Wahyono dan ibu Widya menghasilkan rasa syukur dan terima kasih yang sangat dalam diri saya, karena ke esokan harinya CD pengganti sudah sampai di rumah saya dengan paking yang sudah di modifikasi sehingga CD di dalamnya tidak mudah rusak. Penginstalan berjalan lancar dan saya sudah bisa mulai mempelajarinya. Beberapa hari yang lalu saya sudah mengirim email ke Zahir Accounting untuk mengirimkan password yang dibutuhkan untuk menjalankan software yang sudah di install.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Password yang saya perlukan segera saya terima. Terima kasih Kepada Zahir Accounting, Pak Dwi Wahyono, Pak Iim, pak Agus Ali, Pak Roni dan rekan-rekan TDA lainnya yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu. Semoga kita bisa sukses bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-4415284141536915336?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/4415284141536915336/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=4415284141536915336' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/4415284141536915336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/4415284141536915336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2008/01/doorprize-software-zahir-accounting.html' title='Doorprize Software Zahir Accounting'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-4736176884237447160</id><published>2007-12-09T16:57:00.001-08:00</published><updated>2008-04-17T00:50:56.860-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TDA'/><title type='text'>Workshop TDA IT</title><content type='html'>Assalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut foto-foto saat workshop TDA IT tanggal 1 Desember 2007. Acaranya seru, meskipun masih kurang detail materinya (atau sayanya yang agak telat mikir)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih menuggu dorprice dari Zahir accounting yang katanya akan memberikan software&lt;br /&gt;untuk UKM senilai 1 Juta rupiah....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih untuk TDA IT, Pak Iim, Pak Ipul, Pak Agus Ali dan semua rekan-rekan yang membantu terlaksananya acara ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yQv1JX2NI/AAAAAAAAADg/9T5YFr22-50/s1600-h/IMG_0314.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yQv1JX2NI/AAAAAAAAADg/9T5YFr22-50/s320/IMG_0314.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142144025944905938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yQFVJX2KI/AAAAAAAAADI/s60H7xVr1VU/s1600-h/IMG_0311.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yQFVJX2KI/AAAAAAAAADI/s60H7xVr1VU/s320/IMG_0311.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142143295800465570" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPx1JX2JI/AAAAAAAAADA/7WPjjKkusis/s1600-h/IMG_0310.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPx1JX2JI/AAAAAAAAADA/7WPjjKkusis/s320/IMG_0310.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142142960793016466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp1.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPpFJX2II/AAAAAAAAAC4/drArtKS7R3w/s1600-h/IMG_0309.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp1.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPpFJX2II/AAAAAAAAAC4/drArtKS7R3w/s320/IMG_0309.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142142810469161090" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPe1JX2HI/AAAAAAAAACw/jq9ZejEDA90/s1600-h/IMG_0308.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPe1JX2HI/AAAAAAAAACw/jq9ZejEDA90/s320/IMG_0308.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142142634375501938" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPNlJX2GI/AAAAAAAAACo/UvoqLk3Zft8/s1600-h/IMG_0307.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yPNlJX2GI/AAAAAAAAACo/UvoqLk3Zft8/s320/IMG_0307.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142142338022758498" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-4736176884237447160?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/4736176884237447160/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=4736176884237447160' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/4736176884237447160'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/4736176884237447160'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/12/workshop-tda-it.html' title='Workshop TDA IT'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yQv1JX2NI/AAAAAAAAADg/9T5YFr22-50/s72-c/IMG_0314.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-6162251634590398514</id><published>2007-12-09T16:42:00.000-08:00</published><updated>2008-04-17T00:51:43.631-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TDA'/><title type='text'>Mastermind Cikarang</title><content type='html'>Assalamu'alaikum Wr. Wb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah posting mengenai LIQO yang mirip2 dengan mastermind, saya coba posting mengenai mastermind Cikarang. Tepatnya sih foto-foto yang saya ambil saat berlangsungnya mastermind Cikarang pada tanggal 24 November 2007.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih buat pak Afrizal yang bersedia menjadi tuan Rumah, buat pak Ade Aan yang telah sharing mengenai perjalanan bisnisnya, Pak Chairul Shaleh yang telah mendata anggota mastermind Cikarang, juga ucapan terima kasih untuk seluruh rekan-rekan mastermind CIkarang dan member TDA yang telah mensukseskan acara perdana Mastermind Cikarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih mengunggu  info kapan diadakan lagi acara Mastermind Cikarang ke-2, sementara pak Afrizal sedang berada di tanah suci.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOo1JX2FI/AAAAAAAAACg/v00clgk9Vk8/s1600-h/IMG_0235.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOo1JX2FI/AAAAAAAAACg/v00clgk9Vk8/s320/IMG_0235.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142141706662565970" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp3.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOZlJX2EI/AAAAAAAAACY/kT2ktL5auiI/s1600-h/IMG_0234.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp3.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOZlJX2EI/AAAAAAAAACY/kT2ktL5auiI/s320/IMG_0234.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142141444669560898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp2.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOQVJX2DI/AAAAAAAAACQ/0v8UBDNf4RQ/s1600-h/IMG_0232.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp2.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOQVJX2DI/AAAAAAAAACQ/0v8UBDNf4RQ/s320/IMG_0232.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142141285755770930" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yN81JX2BI/AAAAAAAAACA/SWFgpmF7jUA/s1600-h/IMG_0231.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yN81JX2BI/AAAAAAAAACA/SWFgpmF7jUA/s320/IMG_0231.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142140950748321810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yNj1JX2AI/AAAAAAAAAB4/8WGvPfHyreU/s1600-h/IMG_0230.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yNj1JX2AI/AAAAAAAAAB4/8WGvPfHyreU/s320/IMG_0230.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5142140521251592194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-6162251634590398514?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/6162251634590398514/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=6162251634590398514' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6162251634590398514'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6162251634590398514'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/12/mastermind-cikarang.html' title='Mastermind Cikarang'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://bp0.blogger.com/_dtFlvwxmYJw/R1yOo1JX2FI/AAAAAAAAACg/v00clgk9Vk8/s72-c/IMG_0235.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-8936458209796546524</id><published>2007-11-21T19:51:00.001-08:00</published><updated>2008-04-17T00:52:40.248-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keislaman'/><title type='text'>LIQO</title><content type='html'>Saya coba menulis mengenai group liqo/halaqoh yang saya ikuti.&lt;br /&gt;Untuk informasi bagi yang belum tahu apa itu "halaqoh", merupakan kelompok pengajian kecil terdiri dari beberapa orang (liqo saya terdiri dari 14 Orang) yang berkomitmen untuk mengaji bersama di bimbing oleh seorang Murobi dan pengajian dilaksanakan sekali sepekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin liqo ini mirip dengan Mastermind yang sering di lakukan member-member TDA, perbedaannya hanya pada penekanannya saja. Liqo penekanannya untuk menambah dan memperdalam pengetahuan tentang keislaman serta pelaksanaannya di kehidupan sehari-hari, sedangkan Mastermind penekanannya untuk menambah dan memperdalam pengetahuan tentang bisnis serta pelaksanaannya dalam bisnis yang digeluti anggotanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liqo semalam di laksanakan di rumah Pak Iman sumantri, salah seorang Manager PT Samsung. Karena murobi kami yaitu ust. Imam Hambali berhalangan hadir maka setelah Tilawah bergantian dan pembacaan Hadits Arbain serta kultum dari petugas, Mas'ul (Ketua Liqo)mengganti acara inti dengan diskusi mengenai rencana untuk menghadiri walimahan akh Taufiq, salah seorang anggota liqo dan rencana rihlah di awal januari 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Liqo yang dimulai jam 20.00 selesai dan ditutup jam 22.00. Alhamdulillah semalam adalah liqo yang paling banyak pesertanya setelah 'Iedul fitri, semoga anggota liqo kami bisa lebih istiqomah untuk hadir dalam acara liqo selanjutnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-8936458209796546524?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/8936458209796546524/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=8936458209796546524' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/8936458209796546524'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/8936458209796546524'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/11/liqo.html' title='LIQO'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-397550560502638807</id><published>2007-11-21T19:35:00.000-08:00</published><updated>2008-04-17T00:53:04.854-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TDA'/><title type='text'>Mastermind Cikarang</title><content type='html'>Insaya Allah hari sabtu tanggal 28 November akan diadakan pembukaan Mastermind Cikarang. Acara Mastermind ini rencananya akan dilaksanakan di rumah Pak Afrizal di Jalan Kelinci  IV Cikarang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesempatan untuk berkenalan dan bertatap muka langsung dengan rekan2 TDA yang tinggal di sekitar Cikarang, semoga semua bisa hadir dan tidak ada halangan dalam acara perdana Mastermind Cikarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih buat pak Afrizal yang bersedia menjadi tuan rumah, juga buat teman2 member TDA yang berencana datang di acara tersebut. Semoga saya bisa menggali ilmu dan pengalaman2 yang akan di sharing nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TDA memang luar biasa..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-397550560502638807?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/397550560502638807/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=397550560502638807' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/397550560502638807'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/397550560502638807'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/11/mastermind-cikarang.html' title='Mastermind Cikarang'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-969896232313381753</id><published>2007-11-13T00:50:00.001-08:00</published><updated>2008-04-17T00:53:33.263-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Keluarga'/><title type='text'>Di Ciwidey bersama Salsabila</title><content type='html'>&lt;style type="text/css"&gt;.flickr-photo { }.flickr-frame { float: left; text-align: center; margin-right: 15px; margin-bottom: 15px; }.flickr-caption { font-size: 0.8em; margin-top: 0px; }&lt;/style&gt;&lt;div class="flickr-frame"&gt; &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/8793310@N06/1755034604/" title="photo sharing"&gt;&lt;img src="http://farm3.static.flickr.com/2274/1755034604_954b2b8dd1_t.jpg" class="flickr-photo" alt="di Ciwidey bersama Salsabila" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt; &lt;span class="flickr-caption"&gt;  &lt;a href="http://www.flickr.com/photos/8793310@N06/1755034604/"&gt;di Ciwidey bersama Salsabila&lt;/a&gt;,&lt;br /&gt; originally uploaded by &lt;a href="http://www.flickr.com/people/8793310@N06/"&gt;sangadibudi&lt;/a&gt;. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;Ini adalah salah satu foto favorit saya, foto di ambil di atas perahu di danau Ciwidey tahun 2005 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayang saat itu Salsa baru saja di imunisasi Polio sehingga berada di sana dengan badan demam sehingga liburan kami kurang maksimal.&lt;br clear="all" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-969896232313381753?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/969896232313381753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=969896232313381753' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/969896232313381753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/969896232313381753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/11/di-ciwidey-bersama-salsabila.html' title='Di Ciwidey bersama Salsabila'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://farm3.static.flickr.com/2274/1755034604_954b2b8dd1_t.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-1266666907460005079</id><published>2007-10-20T00:22:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T00:53:59.460-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Umum'/><title type='text'>Tips Mudik dengan biaya murah</title><content type='html'>Hari Raya Iedul Fitri identik dengan mudik ke kampung halaman. Seperti halnya sebagian besar orang, keluarga kamipun ikut meramaikan acara mudik saat Iedul Fitri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa permasalahan yang harus dihadapi oleh pemudik antara lain biaya transportasi yang mahal, kemacetan dan keselamatan dalam perjalanan. Berikut beberapa cara yang saya gunakan untuk menghemat biaya transportasi, menghindari kemacetan dan bisa kembali dengan selamat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tiket gratis dari sponsor&lt;br /&gt;Alhamdulillah....   niatnya tahun ini kami sekeluarga berniat untuk tidak mudik ke Yogyakarta, tapi ada tawaran menarik dari paman saya untuk ikut mudik gratis bersama extrajos sekalian mengantar bibi pulang ke Purwokerto. Jadilah saya dan keluarga mudik ke Purwokerto dan untuk menghemat biaya (sekali mudik di tahun ini) kami langsung ke Yogyakarta. Hasilnya biaya transport mudik menjadi lebih murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Berangkatlah lebih awal.&lt;br /&gt;Karena mudik bareng extrajos dilaksanakan sehari sebelum cuti masal, terpaksa di hari terakhir kerja saya ijin pulang setengah hari. Mudik bersama extrajos berangkat dengan bis jam 14.30, bisa dibilang tidak ada kemacetan sama sekali dalam perjalanan, kecuali setelah keluar pintu tol Cikampek selama kurang lebih 10 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Banyak berdo'a dan selalu waspada&lt;br /&gt;Jaminan keselamatan hanya bisa diharapkan dari Allah SWT, karena itu banyak2 berdo'a dan selalu waspada selama perjalanan mudik. Janga lupa tunaikan Zakat, berikan selisih biaya transportasi yang berhasil dihemat untuk keluarga dikampung yang kekurangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Naik kereta Ekonomi (PROGO)&lt;br /&gt;Cara ini hanya berlaku untuk rekan2 yang mudik ke Yogyakarta dan akan kembali ke Jakarta. Saat kembali ke Jakarta, kondisi keuangan yang sudah tipis ditambah sulitnya mendapatkan tiket bis dan kereta eksekutif/bisnis seperti tahun2 sebelumnya kami beli tiket ekonomi dengan harga yang sangat murah, hanya Rp 38.000 per orang dewasa dengan catatan bebas tempat duduk/alias rebutan. Saya berani membeli tiket ekonomi KA Progo dari St. Lempuyangan Yogyakarta karena kereta api ini berangkat dari St. Lempuyangan jam 17.00, tetapi rangkaian gerbongnya sudah tersedia sebelum jam 14.00. Caranya untuk dapat tempat duduk...?  saya diantar kakak berangkat jam 13.00 dengan membawa tiket dan semua barang bawaan ke St. Lempuyangan dan mendapati rangakaian KA Progo yang masih lengang sehingga saya bisa memilih tempat yang paling strategis. Istri dan anak saya menyusul kemudian sekitar jam 16.00 bergantian menempati tempat duduk sementara saya sholat Ashar.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-1266666907460005079?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/1266666907460005079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=1266666907460005079' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/1266666907460005079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/1266666907460005079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/10/tips-mudik-dengan-biaya-murah.html' title='Tips Mudik dengan biaya murah'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-4026162885476029866</id><published>2007-06-06T22:02:00.000-07:00</published><updated>2008-04-17T00:54:37.239-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='TDA'/><title type='text'>TDA Qolbun Salim</title><content type='html'>Sebetulnya pengajian TDA Qolbun Salim di laksanakan hari minggu tanggal 3 Juni kemarin, tapi karena kesibukan kerja (biasa, alasan klise para TDB) baru sekarang saya coba tulis yang saya dapet dan masih diingat sampai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wah ada sedikit masalah nih................., ternyata sebagian besar hasil pengajian minggu kemarin sudah lupa (Catetannya masih ada sih di buku pengajian saya). Yang inget cuma perkataan ustadz Hudzaifah mengenai para TDA yang ingin menjadi orang kaya, Ust. Hudzaifah bilang "kalau anda mau menjadi orang kaya, maka belajarlah dari orang kaya, jangan belajar dari orang miskin.Gimana bisa ngajarin orang buat jadi kaya kalau diri sendiri saja masih miskin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata-kata ustadz Hudzaifah terus terngiang2 di telinga saya.  Saya sangat setuju dengan apa yang dikatakan beliau, masalahannya adalah ketika saya melihat diri saya sendiri yang tentu saja ingin juga jadi orang kaya, kok nggak ada orang di sekitar saya, baik itu saudara, kenalan dan bahkan guru saya yang sudah termasuk kategori orang kaya. Makanya saya lagi mencari orang kaya yang mau mengangkat saya jadi muridnya,  ada nggak ya orang kaya yang lagi buka pendaftaran calon siswa baru???  kalau ada tolong dong informasi ke saya hee... heee.. heee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya masih banyak yang lagi hasil dari pengajian TDA Qolbun Salim, tapi karena daya ingat yang terbatas dan yang di tulis takut  salah, mungkin rekan2 bisa baca mengenai  pengajian tersebut di blog nya pak Roni atau  member TDA lain yang  ikut pengajian minggu kemarin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya yakin dengan menjadi member TDA, aktif di kegiatan2 nya saya akan mendapatkan guru untuk belajar menjadi orang kaya, Guru yang sudah menjalani hidup sehingga beliau menjadi layak mendapat gelar "Orang Kaya". Semoga dengan keimana dan kekayaan kita bisa meraih tujuan seluruh manusia yaitu "Kebahagiaan", kebahagiaan hidup di dunia dan kebahagiaan hidup di akhirat kelak, Amien...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-4026162885476029866?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/4026162885476029866/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=4026162885476029866' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/4026162885476029866'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/4026162885476029866'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/06/tda-qolbun-salim.html' title='TDA Qolbun Salim'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-3588199620112112851</id><published>2007-05-23T02:11:00.000-07:00</published><updated>2007-05-23T02:20:13.138-07:00</updated><title type='text'>TDA,... Nonton bareng "The secret".</title><content type='html'>Pagi itu hari sabtu, tanggal 19 Mei 2007 merupakan hari istimewa buat saya. Setelah hampir satu bulan ikut milis TDA, hari itu saya bertemu langsung dengan Pak Roni yang di kenal sebagi Jendralnya TDA, dengan Pak Fauzi Rachmanto, Pak Eko June, Pak Hasan, Pak Yusef Hilmi dan rekan2 TDA lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bertemu orang-orang hebat TDA tersebut dalam acara yang sangat spesial, Nonton bareng "The Secret". Sedikit yang saya ingat mengenai Rahasia mengapa sebagain kecil orang di dunia bisa memperoleh kesuksesan yang luar biasa di bumi ini adalah karena mereka mengetahui rahasia yang tidak diketahui orang lain, yaitu adanya "Law of Attraction" atau adanya hukum ketertarikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di film tersebut di jelaskan dengan contoh-contoh kejadian yang membuktikan bahwa pikiran manusia akan menarik segala sesuatu di alam semesta yang sesuai dengan yang ada difikirannya, sehingga apa yang kita fikirkan benar-benar menjadi kenyataan yang akan kita alami. Dalam islam Allah berfirman bahwa Dia bergantung prasangka hambanya. Contoh kejadian yang terjadi pada diri saya adalah ketika saya membaca blog Pak Roni, Pak Fauzi,Pak Eko dan rekan2 TDA lainnya, timbul di fikiran saya yang sangat kuat keinginan untuk bertemu dengan mereka, maka Allah mempertemukan saya dengan mereka pada saat nonton bareng ini. Kesimpulannya berhati-hatilah dengan apa yang kita fikirkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat di sayangkan saya tidak dapat mengikuti acara tersebut sampai selesai, kasihan Salsabila&lt;br /&gt;putri saya yang sudah sangat lelah kalau harus pulang malam dengan kendaraan umumum. Yang penting saya sudah berhasil mengajak umminya untuk ikut serta dalam kegiatan TDA.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-3588199620112112851?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/3588199620112112851/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=3588199620112112851' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/3588199620112112851'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/3588199620112112851'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/05/tda-nonton-bareng-secret.html' title='TDA,... Nonton bareng &quot;The secret&quot;.'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-3755063166234358000</id><published>2007-05-15T02:44:00.000-07:00</published><updated>2007-05-15T03:05:54.947-07:00</updated><title type='text'>Perintah Jendral</title><content type='html'>Hari sudah sore,&lt;br /&gt;matahari menguning menembus jendela ruang kerja,&lt;br /&gt;tiga orang rekan kerja satu ruangan sudah pulang semua,&lt;br /&gt;tingga saya sendiri, sepi ..... dan ingin segera pulang bertemu dengan anak istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi.....&lt;br /&gt;Teringat perintah Jendra TDA, Pak Roni Yuzirman di milis siang tadi, membuat saya mengurungkan niat untuk pulang dan bertemu anak istri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harus belajar,......&lt;br /&gt;Bertemu anak dan istri bisa tiap hari, tapi bisa online di ruangan ini sendiri merupakan hal yang jarang terjadi. Nggak enak rasanya di lihat teman sekerja menulis di blog yang nota bene bukan perkerjaan kantor. sekarang adalah kesempatan emas untuk belajar menulis di blog, siapa tahu bisa menjadi penulis yang berguna buat diri sendiri dan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih Pak Roni, pak Hadi Kuntoro, Pak Yoyok, Pak Fauzi Rahmanto, Pak Paif Yusuf atas blognya yang sangat membakar dan juga terima kasih buat temen2 TDA, karena kalian semua saya terprovokasi, karena kalian semua semangat saya terbakar, karena kalian semua saya berani take action. Semoga Allah membalas semua yang baik yang kalian lakukan dan memafkan yang jeleknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Insya Allah saya coba rutin untuk menulis di blog saya yang sederhana ini, target saya dalam dua bulan ini adalah satu tulisan tiap minggu, mungkin banyak kendala karena online adalah terlarang di sini, tapi saya coba siasati dengan menulis secara off line dan kalau sudah selesai saya online diam2 dan mempostingnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya harapkan doa dari rekan rekan sekalian agar saya bisa istiqomah, baik dalam belajar, menulis dan berusaha menjadi TDA sehingga berujung di syurga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari hampir gelap, saya harus segera pulang, Salsabila dan Umminya pasti sudah menunggu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangadi budi&lt;br /&gt;"Anda semua memang luar biasa........"&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-3755063166234358000?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/3755063166234358000/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=3755063166234358000' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/3755063166234358000'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/3755063166234358000'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/05/perintah-jendral.html' title='Perintah Jendral'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-6651906009623476374</id><published>2007-04-17T20:01:00.001-07:00</published><updated>2007-04-17T20:03:50.258-07:00</updated><title type='text'>Luaaarrr biasaaa</title><content type='html'>Assalamu'alaikum,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luaaarrr biasaaa, begitulah kejadian beberapa hari ini,&lt;br /&gt;setelah hari minggu 15 April 2007 saya mencoba menjadi&lt;br /&gt;amfibi dengan memulai bisnis pakaian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak di sangka-sangka banyak tetangga-tetangga yang berminat,&lt;br /&gt;sampai selasa malam saya dan istri menghitung total penjualan&lt;br /&gt;Alhamdulillah sudah ada 10 buah, tapi yang menjadi masalah&lt;br /&gt;hampir semuanya meminta pembayaran dengan dicicil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berat hati dan resiko yang bila terjadi kredit macet&lt;br /&gt;akhirnya kami membolehkan pembayaran dengan cara dicicil, dengan&lt;br /&gt;harapan komitmen kedepan semua pembayaran bisa cash atau minimal&lt;br /&gt;dengan uang DP 50%.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penjualan melalui orang lainpun mulai dilakukan dengan sistem agen.&lt;br /&gt;Lagi-lagi kendalanya juga terjadi dalam hal pembayaran yang dengan&lt;br /&gt;sistem cicil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini cerita amfiibi saya di hari ini. Tidak ada kata gagal,&lt;br /&gt;yang ada hanyalah sukses atau belajar.      Bila usaha ini sukses,&lt;br /&gt;semoga bisa membuat kami lebih bersyukur atas nikmat-Nya, bila belum&lt;br /&gt;semoga bisa menjadi sarana belajar kami untuk meraih kesuksesan&lt;br /&gt;dimasa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam sukses&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamu'alaikum Wr. Wb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangadi budi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-6651906009623476374?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/6651906009623476374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=6651906009623476374' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6651906009623476374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/6651906009623476374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/04/luaaarrr-biasaaa.html' title='Luaaarrr biasaaa'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-5887636480298732895</id><published>2007-04-15T23:40:00.000-07:00</published><updated>2007-04-16T00:26:29.478-07:00</updated><title type='text'>Belajar lagi</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Apa kabar semua,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah kurang lebih 10 bulan lamanya nggak pernah nulis di blog.&lt;br /&gt;hari ini saya coba kembali membuka blog yang dengan susah payah saya buat, selama ini saya sangat terlena membaca blog2 dari provokator2 TDA yang sangat luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari provokator2 TDA tersebutlah saya memasuki tahap  amfibi , karena per  hari minggu tanggal 15 April 2007 saya mencoba untuk membuka toko pakaian di depan rumah. Toko pakaian tersebut saya buat dengan modal seadanya dan jauh dari keadaan ideal dan mungkin lebih layak di sebut sebuah warung, tapi karena terlalu seringnya saya membaca blog2 dari member TDA yang isinya selalu mengajak untuk segera take action maka jadilah sebuah toko pakaian sederhana dengan isi yang masih sangat terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi "toko" yang merangkap garasi motor dan ruang tamu di tambah kondisi yang bocor saat hujan tidak membuat niat saya surut untuk menjadi seorang amfibi, apalagi istri sudah mendukung secara penuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saya mulai belajar lagi dengan membuka blog yang sudah lama nggak di utak-atik, siapa tahu kedepannya bisa berhasil di dunia amfibi, Insya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-5887636480298732895?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/5887636480298732895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=5887636480298732895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/5887636480298732895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/5887636480298732895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2007/04/belajar-lagi.html' title='Belajar lagi'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-115103487905693221</id><published>2006-06-22T20:53:00.000-07:00</published><updated>2006-06-22T20:54:54.203-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hari ini mo ada Acara Aerobic di Kantor, jam 15.00&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-115103487905693221?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/115103487905693221/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=115103487905693221' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/115103487905693221'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/115103487905693221'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2006/06/hari-ini-mo-ada-acara-aerobic-di.html' title=''/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-25163599.post-115077317539725454</id><published>2006-06-19T20:03:00.000-07:00</published><updated>2006-06-19T20:13:58.880-07:00</updated><title type='text'>Penyelamat 25.000 Usaha Kecil</title><content type='html'>SEJAK krisis moneter tahun 1997/1998, banyak usaha kecil dan menengah tumbang, gulung tikar. Namun, tidak demikian halnya di Sumatera Barat. Banyak usaha kecil dan menengah yang mampu bertahan, bahkan tumbuh sumbur dan berkembang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ditelusuri, di balik tumbuh- kembangnya usaha kecil dan menengah (UKM) di Sumbar ada seseorang yang boleh dikatakan penyelamat karena telah menyediakan diri sebagai penjamin sekaligus pembina UKM. Dengan adanya jaminan itu, baru pihak perbankan bersedia mengucurkan kredit kepada UKM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya, yang dijamin dan yang diselamatkan bukan satu-dua orang, melainkan puluhan ribu orang. Banyak yang tak menduga orang tersebut adalah Drs H Zairin Kasim karena ia tidak suka menonjolkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ada sekitar 25.000 pengusaha UKM sejak 20 tahun terakhir hingga sekarang yang saya jamin dan bina. Namun, dampak positif ikutannya jauh lebih besar dari itu. Banyak orang jadi terselamatkan dari berkembang usaha," kata Zairin Kasim di Padang. "Misalkan di Lintau, Kabupaten Tanahdatar, ada seorang binaan yang berkembang pesat dan kini mempunyai 400 karyawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang membuat Zairin bangga, ketika krisis moneter (krismon) orang-orang yang ia jamin tak ada yang menunggak utangnya. Usaha mereka lancar, pembayaran utangnya juga. Menurut Zairin, ia bersedia menjadi penjamin setelah membaca masyarakat dengan mata hati. "Dari awal saya sudah yakin usaha yang mereka kelola akan memberi dampak ganda untuk masyarakat, memberi rangsangan kepada masyarakat lain atas usaha-usahanya," tambah Zairin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, usaha Zairin sendiri selama krismon juga berkembang. Tiga kali dia menaikkan gaji, tak pernah menunggak ke bank, serta usahanya bertambah empat gerai lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ZAIRIN menyediakan diri menjadi penjamin kredit tidak hanya di Sumbar, tetapi juga di tempat ia merantaukan usahanya, seperti di Provinsi Riau, Jambi, Bengkulu, dan Sumatera Utara (Sumut). Dari sekitar 25.000 pengusaha kecil yang ia jamin kreditnya, hanya sekitar 16.000 di antaranya berada di Sumbar. Sisanya tersebar di provinsi tempat ia mengembangkan usaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di kalangan masyarakat Sumbar nama Zairin mencuat ketika ia baru-baru ini mendiversifikasi usaha dengan membuka usaha perhotelan di Pekanbaru, Riau. Selama ini, di balik berbagai usahanya yang sukses, terutama di bidang otomotif (dan juga rumah sakit), Zairin banyak berperan di belakang layar. Dialah arsitek di balik sukses usaha PT Sutan Kasim Ltd dan PT Suka Fajar Ltd. "Saya ingat pesan orangtua saya, H Sutan Kasim, boleh tambah usaha, tetapi jangan mematikan yang sudah ada," katanya mengenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awal usaha Zairin adalah ketika merintis usaha otomotif tahun 1974 yang ketika itu baru sebatas cuci mobil di Jalan Veteran 14, Padang. Dari perbengkelan sederhana dan tempat pencucian mobil, PT Sutan Kasim melangkah mengageni penjualan kendaraan merek Ford, Dodge, dan American Jeep.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja keras PT Sutan Kasim berkembang dengan cepat. Bulan Juli 1980 dapat pengakuan dari PT Krama Yudha Tiga Berlian sebagai agen resmi kendaraan Mitsubishi. Untuk mengurus keagenan didirikanlah PT Suka Fajar Ltd, dengan Zairin Kasim sebagai presiden direktur. Di atas lahan satu hektar di Jalan Veteran 14 kemudian dibangun bengkel kerja, ruang pamer, serta unit suku cadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penunjukan sebagai agen resmi Mitsubishi Motors untuk Sumbar dan Riau ini merupakan titik lompatan bagi PT Suka Fajar dan PT Sutan Kasim," ujarnya. Tahun 1985 kedua perusahaan kembar ini membuka cabang di Pekanbaru dan dua tahun kemudian di Kota Solok, disusul cabang Payakumbuh, (1989), dan sejak 1991 melebarkan sayap hingga ke Kota Jambi. Dua tahun berikut buka lagi ruang pamer di jalan M Yamin, Padang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, sudah ada lima toko otomotif/ban di Riau, dua di Jambi, satu di Bengkulu dan Sumut, serta empat toko di Sumbar, dengan jumlah total karyawan 1.300 orang. "Bisnis yang kami lakukan cepat berkembang karena memberi banyak kemudahan untuk konsumen," kata Zairin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa kiat bisnis Zairin Kasim selama ini? Menurut dia, giat bekerja dan menjaga kepercayaan orang lain. Kiat itu pulalah yang ia tularkan kepada para pengusaha UKM yang ia jamin kreditnya. Kemudian kebersamaan dan kekeluargaan. Apa pun usaha yang kita jalankan, menurut Zairin, tak akan maju bila hanya mau untung sendiri. Semua pihak, pengusaha, pelanggan, dan perbankan harus maju bersama dan saling menguntungkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;DILAHIRKAN di Pariaman, 8 Agustus 1945, Zairin Kasim mewarisi darah wiraswasta bapaknya, H Sutan Kasim. Ketika usianya belasan tahun, ia sudah diajak berdagang barang-barang kelontong, plastik, dan kulit oleh bapaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Padang, suami Ny Hj Zuliar Zairin ini dipercaya menjadi kepala bagian di kantor gubernur. Karena berprestasi, ia mendapat tugas belajar, yakni tugas pendidikan luar negeri di Betriebwirtschaft Lehre Universitaet Hamburg, Jerman, dan selesai 1974.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zairin akhirnya melepas pekerjaan sebagai pegawai negeri sipil di kantor gubernur untuk mengurus PT Sutan Kasim bersama ayahnya, Sutan Kasim, dan sepupunya, Sutan Mohammad Rani Ismael.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan ketika 30 tahun kemudian usahanya sudah matang dan makin berkembang, Zairin pun merasa terpanggil terjun ke dunia politik. Dalam Pemilu Legislatif 2004 lalu, Zairin terpilih sebagai salah seorang anggota Dewan Perwakilan Daerah yang meraih suara nomor dua terbesar di Sumatera Barat. (YURNALDI)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/25163599-115077317539725454?l=sangadi.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sangadi.blogspot.com/feeds/115077317539725454/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=25163599&amp;postID=115077317539725454' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/115077317539725454'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/25163599/posts/default/115077317539725454'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sangadi.blogspot.com/2006/06/penyelamat-25000-usaha-kecil.html' title='Penyelamat 25.000 Usaha Kecil'/><author><name>Sangadi budi</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
