Cinta dan Benci


Cinta bisa menjadi energi atau sumber kekuatan.

Ternyata benci juga bisa menjadi sumber energi atau kekuatan.

Keduanya berguna sebagai sumber kekuatan manusia untuk melangkah kedepannya.

Tinggal manusiannya, bagai mana menggunakan kekuatan yang bersumber dari dua hal yang bertolak belakang tersebut, yaitu Cinta dan kebencian.

Biasanya cinta sebagai sumber kekuatan untuk melakukan hal kebaikan.

Biasanya kebencian sebagai sumber kekuatan untuk melakukan hal keburukan.

Tapi hebatnya manusia juga bisa menggunakan kebenciannya sebagai sumber kekuatan untuk melakukan hal kebaikan.

Jika kita benci orang merendahkan kita, maka gunakan energi/kekuatan dari kebencian itu untuk mecegah diri kita merendahkan orang lain.

Atau sebagai kekuatan penyemangat untuk neningkatkan kapasitas kita agar tidak lagi di rendahkan.

Jadi, semua tergantung dari manusianya.

Saya lebih senang dengan mencintai (selain kepada Allah tentunya) secukupnya saja, begitu juga dengan kebencian juga secukupnya saja.

Karena antara benci dan cinta sering kali hanya terpisah setipis kulit ari.

Betapa banyak orang paling di cinta kemudian menjadi orang paling di benci, begitu juga sebaliknya.

Beci bisa menjadi benar-benar cinta.

Komentar

Postingan Populer